Buffon Tunjukkan Performa Apik Kontra Bologna

Juventus sukses meraih hasil positif usai jeda internasional akhir pekan lalu. Menjamu Bologna di giornata kedelapan, Bianconeri sukses meraih tiga poin penuh berkat kemenangan tipis 2-1 atas lawannya. Dalam pertandingan yang berlangsung di Allianz Stadium Minggu dini hari itu, dua gol kemenangan Juventus disumbangkan oleh Cristiano Ronaldo di menit ke-19 serta Miralem Pjanic di menit ke-54.

Usai pertandingan berakhir, Ronaldo dipilih sebagai pemain terbaik dalam pertandingan kali ini. Selain mampu membawa timnya unggul terlebih dahulu lewat golnya di babak pertama, pemain asal Portugal itu juga memberikan andil besar dalam terjadinya gol kedua yang dilesakkan oleh Pjanic yang sekaligus menjadi gol kemenangan timnya kali ini.

Meski demikian, bukan hanya Ronaldo sendiri yang tampil heroik dan menjadi pusat perhatian di pertandingan dini hari tadi. Kiper veteran Juventus, Gianluigi Buffon juga menjadi salah satu faktor kunci timnya berhasil mengamankan tiga poin penuh atas Bologna. Buffon sukses mencuri perhatian semua penonton di pertandingan ini berkat performa gemilangnya di bawah mistar gawang Bianconeri. Meski tak lagi berusia muda, namun Buffon nyatanya masih tetap mampu tampil dengan level tertinggi.

Buffon seakan ingin menunjukkan bahwa dirinya saat ini masih merupakan salah satu kiper terbaik di dunia dengan penyelamatan gemilang yang ia lakukan di pertandingan atas Bologna. Hal itu terjadi kala Buffon berhasil menggagalkan upaya Bologna untuk menyamakan skor di menit-menit akhir pertandingan. Berawal dari situasi tendangan bebas, Bologna lantas mendapatkan peluang mencetak gol ketika terjadi kemelut di depan gawang Juventus.

Nicola Sansone yang berada dalam posisi tak terjaga lantas melakukan tendangan salto di kotak penalti Juventus. Akan tetapi, upaya Sansone berhasil digagalkan oleh Buffon setelah kiper asal Italia itu sukses menepis bola yang mengarah ke pojok kanan gawang timnya. Berkat aksi Buffon ini, Juventus berhasil terhindar dari hasil imbang.

Melihat kegemilangan Buffon, seluruh penonton yang mengisi stadion lantas memberikan tepuk tangan kepada kiper berusia 41 tahun itu. Tak hanya diapresiasi oleh seluruh penonton di dalam stadion, Buffon juga sempat menjadi trending topik berkat penyelamatannya di media sosial Twitter.

Deschamps Beberkan Alasan Belum Panggil Benzema

Pelatih tim nasional Prancis, Didier Deschamps menjelaskan mengapa dirinya belum juga memanggil Karim Benzema untuk memperkuat timnya sejauh ini. Pelatih yang sukses mempersembahkan gelar juara Piala Dunia 2018 untuk Prancis itu menilai bahwa kehadiran Benzema di skuat Les Bleus justru akan merusak keharmonisan tim yang telah dibangun selama ini.

Seperti diketahui, Benzema sebelumnya memang sempat menjadi andalan untuk mengisi sektor depan timnas Prancis. Akan tetapi, hal itu tidak terjadi lagi dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan nama Benzema sama sekali tidak pernah terlihat lagi berada di daftar skuat timnas Prancis.

Tercatat penampilan terakhir Benzema bersama timnas Prancis terjadi di tahun 2015 lalu. Penyerang milik Real Madrid itu sejatinya diproyeksikan untuk menjadi juru gedor utama Prancis di ajang Piala Eropa 2016 lalu. Akan tetapi, hal itu urung terjadi setelah dirinya terlihat skandal dengan rekan satu timnya di timnas Prancis yakni Matthieu Valbuena.

Akibat skandal itu, Benzema sama sekali tidak pernah mendapatkan kesempatan lagi untuk tampil bersama negaranya. Meski demikian, rumor akan kembalinya Benzema di skuat timnas Prancis selalu dihembuskan oleh media, terutama kala Prancis bersiap tampil di ajang Piala Dunia 2018 lalu.

Namun kenyataannya Deschamps tetap tidak mengikutkan Benzema ke dalam skuat timnya dan lebih mempercayakan posisi penyerang utama kepada Olivier Giroud. Keputusan Deschamps ini bisa dibilang tepat karena pada akhirnya timya yang berhasil keluar sebagai juara dalam ajang yang berlangsung di Rusia tersebut.

Meski dalam ajang Piala Dunia lalu Giroud tak sekalipun mencetak gol ke gawang lawan, namun hal itu tetap tidak menggoyahkan keputusan Deschamps untuk membawa kembali Benzema ke dalam skuat timnya.

“Tidak adanya pemanggilan terhadap Benzema adalah murni tentang olahraga. Saya berkeyakinan bahwa kembali Benzema ke dalam skuat tidak akan berdampak baik bagi timnas Prancis,” ungkap Deschamps.

“Saya melihat skandal yang melibatkan dirinya dengan Valbuena, dengan cara yang saya pikir terbaik dan arti dari seragam ini, maka keputusan saya adalah tidak memasukkan nama Benzema ke dalam skuat ini,” pungkasnya.

Pochettino Berterima Kasih Kepada Seluruh Fans Spurs

Hasil yang amat sangat mengecewakan harus diraih oleh Tottenham Hotspur di pekan kedelapan Liga Inggris kala bertamu ke markas Brighton & Hove Albion di Falmer Stadium Sabtu malam WIB. Selain harus membawa pulang kekalahan 3-0 atas tuan rumah, Spurs juga harus kehilangan kapten mereka, Hugo Lloris yang mengalami cedera parah.

Melihat hal itu, manajer Spurs, Mauricio Pochettino mengakui hasil pertandingan dan cedera Lloris sangat berat untuk bisa diterima oleh klubnya dan seluruh fans. Meski demikian, pelatih berpaspor Argentina itu juga mengutarakan rasa terima kasihnya kepada seluruh fans Spurs yang tidak hentinya terus memberikan dukungan di pertandingan ini meski pertandingan tidak berjalan sesuai dengan harapan mereka.

Spurs yang sangat diunggulkan untuk bisa memetik tiga poin penuh justru sudah harus tertinggal di menit ketiga pertandingan setelah Neal Maupay sukses menggetarkan jala gawang Lloris melalui tandukannya.

Lima menit setelah gol dari Maupay, Spurs terpaksa harus melakukan pergantian pemain karena Lloris mengalami cedera. Penjaga gawang asal Prancis itu terlihat berteriak dengan keras ketika ia terjatuh saat ingin menangkap bola dengan posisi yang salah.

Posisi Lloris lantas digantikan oleh kiper kedua Spurs, Paulo Gazzaniga. Sayangnya, gawang Spurs justru harus kembali kebobolan sebanyak dua kali kala dikawal oleh Gazzaniga. Brighton sukses menambah dua gol melalui aksi dari Aaron Connolly di menit ke-32 serta 65. Kekalahan ini merupakan yang ketiga bagi Spurs di ajang Premier League musim kompetisi 2019-2020.

“Ini benar-benar pertandingan yang sangat sulit. Hal pertama yang ingin saya lakukan adalah mengucapkan terima kasih kepada seluruh fans kami yang terus mendukung dan tetap berada disini bersama kami. Kami sangat menyadari perasaan mereka atas hasil yang sangat mengecewakan ini. Kami berbagi perasaan yang sama dengan mereka,” ucap Pochettino.

“Saat ini yang bisa saya lakukan adalah berterima kasih atas semua dukungan yang telah mereka berikan. Hasil ini tentu sangat mengecewakan. Hal yang sangat besar adalah ketika kami kehilangan Lloris dan juga kebobolan di menit ketiga. Setelah itu kami mendapatkan masalah yang tidak bisa diatasi sepanjang pertandingan,” tutupnya.