Serba-Serbi Origami, seni melipat kertas

Origami merupakan suatu kesenian tradisional yang telah di wariskan turun-menerun. Kesenian melipat kertas selalu berkembang dari dahulu sampai saat ini. Asal-usul Origami berasal dari negara sakura atau Jepang sekitar tahun 741 Masehi. Origami pertama sekali di buat hanya untuk membuka penutup botol pada sake (arak jepang).

Pada zaman itu orang-orang dari Jepang menyebut seni ini dengan nama orikata, orisui, dan orimono, setelah itu pada tahun 1880 bentuk kesenian ini memiliki nama baru yang lebih trend disebutkan waktu itu, yaitu Origami. Sejak kata origami digunakan nama-nama lain seperti orikata, orisui dan orimono mulai dilupakan dan seiring berjalannya waktu nama itu sudah dilupakan dan tidak digunakan lagi.

Kata origami terdiri dari 2 suku kata, “ori” yang memiliki arti lipat dan “gami” yang memiliki arti kertas, jadi origami artinya melipat kertas. Perkembang origami mulai berkembang sejak tahun 1600-1900 di zaman Edo Jepang. Pada masa tersebut perkembangan origami berkembang dikarenakan persediaan kertas yang sangat melimpah dan mudah di dapatkan.

Melalui Jepang seni ini berkembang pesat sampai ke semua negara, menurut beberapa ahli seni melipat kertas bukan hal yang mudah, karena membutuhkan ketelitian, kesabaran serta usaha untuk terus mencoba sehingga seni origami sangat di sukai oleh semua negara.

Di Indonesia sendiri seni origami sering di berikan pada sekolah-sekolah anak TK dan SD, yang di tujukan untuk membantu kreatifitas latih anak.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *